Daerah

Apresiasi SN-KT, KOMPAK Indonesia Ajak Penggiat Anti Korupsi & Pers Kawal Kejari Belu

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
“Gebrakan SN-KT dalam Program 100 melakukan Audit Internal bersama Inspektorat Daerah Malaka terhadap Kades-Kades patut kita apresiasi,”puji Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia.

Selain apresiasi langkah tegas Bupati Malaka, melalui pres release yang diterima media ini dari Jakarta, (27/5/2021), Gabriel Goa Ketua KOMPAK Indonesia juga mengatakan bahwa langkah taktis dan sistemik Bupati Malaka melakukan audit internal membuahkan hasil dengan dilimpahkan hasil temuannya ke pihak aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu.

Menurut Gabriel Goa, Ini membuktikan bahwa Bupati Malaka tidak melindungi Pelaku maupun Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi di Malaka.

“Saatnya sekarang Aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu harus proaktif bekerjasama dengan Bupati melalui Inspektorat Pengawasan Kabupaten Malaka untuk mengusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi di Malaka,” tegas praktisi hukum asal Flores NTT ini.

Baca Juga :  Di Soe,Wagub NTT Ajak Masyarakat Harus Manfaatkan Air Bendungan Secara Maksimal

“Penggiat Anti Korupsi dan Pers wajib hukumnya mengawal Aparat Penegak Hukum yakni Kejaksaan Negeri Belu agar tidak tidur apalagi mempetieskan perkara Tindak Pidana Korupsi di Malaka seperti terjadi sebelum masa jabatan Bupati Malaka baru Simon,” ujar pria sederhana yang akrab disapa Gabriel.

Lanjutnya, terpanggil untuk mendukung total Program 100 hari SN-KT dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Malaka maka kami dari Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK INDONESIA), pertama, mendukung total Program 100 hari SN-KT melakukan Audit Internal sekaligus Program Pencegahan dan Penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi di Malaka.

Baca Juga :  Jelang Natal 2019 Dan Tahun Baru 2020 Ini Himbauan Komandan Kodim 1604 Kupang

Kedua, memberikan apresiasi kepada SN-KT bersama jajaran Inspektorat Pengawasan Kabupaten Malaka yang sudah melakukan Audit Internal dan sudah melimpahkan hasil temuan adanya Dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejaksaan Negeri Belu untuk segera memproses hukum Tindak Pidana Korupsi di Malaka dengan mengusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualisnya.

Ketiga, mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Pers untuk mengawal khusus Kejaksaan Negeri Belu agar serius bekerja usut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Malaka.

Jarrakposkupang.com/Tim
Editor: Mario Langun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button