Nasional

Perkara Penganiayaan di SBD, PADMA Indonesia Siap Bantu Polres SBD Apabila Ada Tekanan

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Penanganan perkara penganiayaan yang dialami pria 21 tahun, Mario Mardinat Riti warga Desa Lete Konda Selatan, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya pada 20 Oktober 2020 lalu kembali dilakukan penyidik Polres Sumba Barat Daya (SBD). Dikutip dari media SepangIndonesia.co.id hal ini diungkapkan salah satu tim kuasa hukum korban, Paulus Dwiyaminarta kepada media di Mapolres SBD, Kamis (25/03/2021).

Mempercepat proses penanganan perkara penganiayaan yang dialami Mario, Lembaga Hukum dan Ham PADMA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian) Indonesia terpanggil untuk mendukung Korban yang didampingi LBH Sarneli.

“Fakta di NTT penegakan hukum menajam ke bawah dan menumpul ke atas terhadap Kaum Kuat Kuasa dan Kuat Modal,” tutur
Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa dari Jakarta kepada Jarrakposkupang.com via whattsapp, (26/03/2021)

Baca Juga :  Gabriel Goa: "KOMPAK Indonesia Desak KPK Periksa dan Tetapkan Azis Syamsudin

Selain itu Gabriel Goa mengungkapkan beberapa hal mendasar dalam mempercepat proses penanganan perkara penganiayaan yang dialami Mario Mardinat Riti.

Disebutkannya, yang pertama, mendesak Kapolres Sumba Barat Daya untuk segera memproses hukum Para Pelaku yang diduga kuat Anggota Dewan Terhormat di Sumba Barat Daya.

“Apabila Polres Sumba Barat Daya kesulitan memproses hukum karena ada tekanan maka kami siap berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri dan Komisi III DPR RI,” ujar pria asal Ngada ini.

Baca Juga :  Menhan RI Hadiri Rapat Kerja Dengan Komisi I DPR RI

Lanjutnya kedua, mendukung Korban Mario dan LBH Sarneli untuk meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban(LPSK),Komnas Ham, Ombudsman dan Kompolnas.

Ketiga, kami akan bekerjasama dengan KPK RI untuk melakukan pengawasan sekaligus Operasi Tangkap Tangan jika ada upaya gratifikasi untuk mengendapkan kasus.

“Keempat, mengajak Solidaritas Masyarakat Sumba Barat Daya untuk mengawal ketat proses penegakan hukum yang sedang ditangani Polres Sumba Barat Daya,” ajak
Gabriel Goa yang juga Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia ini.

Jarrakposkupang.com/ Mario Langun
Editor: Francelino

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button