Nasional

Kemendes Sebut Jumlah BUMDesa Yang Telah Registrasi Secara Online 41.833

CICARAU-JARRAKPOSKUPANG.COM – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi (PEI) Desa, PDT dan Transmigrasi mempunyai tugas untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan ekonomi dan investasi.

Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal PEI Harlina Sulistyorini dalam Rapat Sinkronisasi Kementerian/Lembaga di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Cisarua, Rabu (17/3/2021).

“Fungsi Ditjen PEI yaitu perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar dan prosedur, dan kriteria pengembangan ekonomi dan investasi,” kata Dirjen Harlina.

Ditjen PEI juga miliki fungsi pemberian bimbingan teknis dan supervisi serta evaluasi dan pelaporan bidang pengembangan ekonomi dan investasi.

Baca Juga :  PP AMMDI: "Airlangga Hartarto Sangat Layak & Pantas Jadi Calon Presiden 2024"

Sasaran program prioritas adalah Pertama, meningkatnya status BUMDesa dan BUMDesa Bersama menjadi berkembang. Kedua, meningkatkan investasi di Desa, PDT dan Transmigrasi.

Ditjen PEI menargetkan hingga 2024 mendatang ada 10.000 BUMDes Berkembang, BUMDes Maju menjadi 1.800 dan BUMDes Bersama Maju menjadi 200 di tahun 2024 mendatang

Dirjen Harlina juga memaparkan sejumlah program unggulan Direktorat Jenderal yang dipimpinnya seperti peningkatan jejaring pemasaran produk hingga internasional dan pemilihan BUMDes Inovatif di Direktorat Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan.

Baca Juga :  KKB di Papua, Putri Presiden Gusdur Minta Selesaikan Dengan Pendekatan Humansistik

Program TEKAD dan Perhutanan Sosial di Direktorat Pengembangan Produk Unggulan.

Revitalisasi BUMDesa dan BUMDesa Bersama di Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi.

“Jumlah BUMDesa yang telah terbentuk 47.500 dan yang telah registrasi secara online 41.833. Sedang BUMDesa Bersama yang telah registrasi online sebanyak 313,” kata Dirjen Harlina.

“Kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga, BUMN atau Swasta, mitra pembangunan seperti UNDP, IFAD dan SURFAID termasuk dengan Pertides,” kata Dirjen Harlina.

Jarrakposkupang.com/ Humas Kemendes PDTT
Editor: Mario Langun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button