Daerah

Ketua Komisi V DPRD NTT Angkat Bicara Kasus Pemerkosaan Gadis Difabel di Ngada

Ketua Komisi V DPRD NTT Angkat Bicara Kasus Pemerkosaan Gadis Difabel di Ngada

NGADA-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa, S.Pd , mengecam dan menyesalkan perbuatan yang sangat tidak manusiwi yang terjadi di tempat wisata Lekoena, Desa Warupele 1, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, pada Rabu, (10/3/2021.

Pasalnya, dua orang pemuda berinisial PT, 22, dan YDK, 20 nekat melakukan aksi kekerasan seksual secara bergantian kepada seorang wanita keterbatasan fisik/difabel MEW 20 tahun.

Baca Juga :  GEMPAR-MATIM MEMINTA KEMENAG NTT, UNTUK MELIHAT KONDISI MIS AL-QALAM DI NANGA REMA

“Kita Meminta agar pelaku segera diproses hukum setimpal perbuatan mereka. Ini sangat keji, apalagi secara sadar dan dilakukan bergantian terhadap korban di lokasi wisata yang sangat menodai rasa kemanusiaan kita,” tegas Ketua Komisi V DPRD NTT, Yunus kepada Jarrakposkupang.com, Sabtu,(20/3/21).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT ini juga menegaskan penegak hukum, pemerintah serta pemerhati anak dan perempuan perlu melakukan tindakan recovery psikologis terhadap korban.

Baca Juga :  Kasdim 1604/Kupang Mengecek Bantuan Alat Kesehatan Dari Etnis Tionghoa Kupang

“Dalam hal ini perlu mendapatkan perlindungan dan pendampingan agar korban bisa pulih dari rasa trauma berkepanjangan,” harap politisi sederhana asal Pulau Sumba ini.

Jarrakposkupang.com/ Mario Langun
Editor: Francelino

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button