Daerah

AHP: Pentingnya Pengembangan Wisata Super Prioritas Dapat Bermanfaat Bagi Wilayah di Sekitarnya

AHP: Pentingnya Pengembangan Wisata Super Prioritas Dapat Bermanfaat Bagi Wilayah di Sekitarnya

JAKARTA-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Komisi X DPR RI bersama dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menggelar Rapat Kerja untuk membahas realisasi APBN tahun 2020, persiapan program dan kegiatan Kemenparekraf RI, serta pendalaman pembahasan anggaran pariwisata 2021.

Rapat yang dilaksanakan pada 26 Januari 2021 ini dikhususkan terhadap pembangunan destinasi prioritas dan desa wisata.

Pada rapat kerja kali ini, Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menerima berbagai masukan dari Anggota Komisi X DPR RI

terutama dalam aspek pembangunan destinasi-destinasi prioritas, pelaksanaan kegiatan pariwisata di masa pandemi Covid-19, pengembangan desa wisata, serta aspek-aspek yang menyangkut kelangsungan ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

Selaku anggota Komisi X DPR RI dari daerah pemilihan NTT 1 yang di dalamnya termasuk destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo, Dr. Andreas Hugo Pareira menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi pemerintah pusat melalui Badan Otorita Pariwisata (BOP) dengan para pemangku kepentingan di daerah khususnya pemerintah daerah.

Terkait hal tersebut, Andreas menyayangkan selama ini kolaborasi yang lemah antara pemerintah pusat dan daerah terutama di daerah destinasi wisata super prioritas.

Baca Juga :  Kepada Kontraktor,Wagub NTT Tegaskan Sebelum 10 November 2020 Ruas Jalan Provinsi Tuntas

“Pembangunan infrasturktur yang dicanangkan oleh pemerintah pusat di destinasi wisata super prioritas seringkali dipandang masyarakat sebagai kantong (enclave) kemewahan wisata yang dibangun oleh pemerintah pusat di tengah wilayah2 yang relatif miskin. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat dengan turut melibatkan pemerintah daerah di dalam perencanaan serta penganggaran program-program pengembangan destinasi super prioritas,” tutur Politisi Senior kelahiran Flores NTT itu.

Selanjutnya, politisi PDIP yang akrab disapa AHP ini juga menyampaikan pentingnya pengembangan destinasi secara terintegrasi agar manfaat yang dihasilkan oleh pengembangan destinasi wisata super prioritas dapat dirasakan oleh wilayah di sekitarnya.

Terkait dengan hal tersebut, Andreas mengambil contoh Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas dengan wilayah destinasi yang terintegrasi dengan daerah lain yaitu pulau Flores, Lembata, Alor, dan Bima (Floratama). Keberadaan Labuan Bajo seharusnya juga sebagai pintu masuk atau “hub” Flores-Lembata-Alor dan Bima (Floratama).

Hal tersebut disampaikan Andreas mengingat besarnya potensi pariwisata di Pulau Flores dan sekitarnya seperti Pantai Lariti di pulau Bima, Liang Bua di Manggarai, Taman Laut 17 Pulau di Riung Ngada, Teluk Maumere di Sikka, sampai Taman Laut Pantar di wilayah Lembata-Alor.

Baca Juga :  Wujudkan Swasembada Pangan,Babinsa Kodim 1604/Kupang Bercocok Tanam Dalam Rangka TNI Peduli Inflasi

Oleh karena itu, Andreas berharap pengembangan destinasi super prioritas di Labuan Bajo dapat berkolaborasi lebih jauh dengan pemerintah 10 kabupaten di Pulau Flores dan pemerintah Kabupaten Bima NTB agar pengembangan destinasi pariwisata terintegrasi dapat segera terwujud.

Selanjutnya, Andreas yang juga sebagai pakar perbankan nasional menyampaikan agar Kemenparekraf berkoordinasi dengan Daerah untuk pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata untuk pengembangan destinasi terintegrasi Floratama.

Ia berharap, melalui penggunaan DAK serta anggaran BOP Labuan Bajo Flores yang mencapai 107,6 Miliar rupiah dapat melibatkan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pengembangan pariwisata terintegrasi. Tidak luput, Andreas juga mendorong Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk terus mengembangkan sistem big data pariwisata secara nasional sebagai upaya pemerintah dalam memajukan industri pariwisata nasional.

Jarrakposkupang.com/TIM
Editor: Mario Langun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button