Daerah

Anggota Komisi X DPR RI, AHP : “Copot Kepsek SMPN 1 Nubatukan”

Anggota Komisi X DPR RI, AHP : "Copot Kepsek SMPN 1 Nubatukan"

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Anggota DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyayangkan sikap Kepala Sekolah SMPN 1 Nubatukan, Melkior Muda Making yang otoriter dan menggunakan kekerasan verbal dalam memimpin.

Bahwasannya Kepala Sekolah di salah satu Sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Kabupaten Lembata itu mengancam dan melontarkan kata kasar kepada Guru.

Melkior Muda Making secara lantang sambil menunjuk-nunjuk kepada seorang Guru mengucapkan kalimat kasar yang merendahkan harkat dan martabat manusia.

” Kamu Guru Goblok!! Guru Bodoh!! Guru PNS saja saya tidak saya anggap, apalagi Kamu yang hanya KSO ini,!! Saya taro di bawa Telapak kaki,” tutur Kepala Sekolah, (15/012021), di lansir dari media Jurnal Polisi News yang berjudul Kepsek SMPN 1 Nubatukan Dinilai Arogan, 48 Guru Ancam Mogok.

Bahkan Melkior Muda Making pun tak segan-segan selalu mengancam bawahannya dengan membawa jabatan Bupati Lembata dan Wakil Bupati untuk menakut nakuti staf dan para Guru SMPN 1 Nubatukan.

Akibat dari perbuatan Kepala Sekolah yang semena-mena itu, puluhan Guru SMPN 1 Nubatukan menyatakan Sikap, meminta Kepada Bapak Bupati Lembata untuk memberhentikan Saudara Melkior Muda Making, S, Pd dari jabatan Kepala Sekolah SMPN 1 Nubatukan dan Meminta Inspektorat Kabupaten Lembata untuk melakukan Audit Pengelolaan Keuangan Sekolah, pernyataan sikap ini tertuang dalam
surat Telahan Guru SMPN 1 Nubatukan terhadap Perilaku Kepala Sekolah yang di tujukan kepada Bupati Lembata dengan lampiran Daftar Nama yang berjumlah 48 Guru berasal dari SMPN 1 Nubatukan pada Tanggal 19 Januari 2021.

Baca Juga :  KSMM Undana Buka Pendaftaran Creative Online Contest Untuk Mahasiswa Se-NTT,Cek Selengkapnya

Puluhan Guru SMPN 1 Nubatukan juga akan melakukan mogok kerja jika dalam isi surat Telahan ini tidak di respon dengan baik oleh Bupati Lembata.

Merespon sikap Kepala Sekolah SMPN 1 Nubatukan, Melkior Muda Making, S, pd, yang semena-mena terhadap bawahannya, Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Andreas Hugo Pareira, MA mendukung Guru -Guru SMPN 1 Nubatukan untuk tak ragu-ragu melaporkan Kepala Sekolah yang semena-mena itu.

“Guru-Guru SMPN 1 Nubatukan tidak perlu ragu untuk melaporkan tindakan semena-mena kepala sekolahnya”

Sebagai Anggota Komisi yang mencakup lingkup tugas,dibidang Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah ini, Andreas juga merasakan prihatin akan masalah yang menimpa guru SMPN 1 Nubatukan.

Baca Juga :  Milenial Kreatif,Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Puji Meju Art Bajawa

Politisi senior kelahiran Maumere, Flores-NTT ini juga meminta Dinas Pendidikan atau Bupati Lembata memberi peringatan tegas dengan mencopot posisi Melkior dari jabatan Kepala Sekolah.

“Dan apabila ditemukan bukti-bukti yang mendukung laporan para guru, seharusnya Dinas Pendidikan / Bupati Lembata memberikan peringatan tegas, bila perlu mencopot posisinya sebagai Kepsek,” tutur AHP, Kepada Media Jarrak Pos Kupang, (24/01/2020).

Lebih jauh, Andreas, Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa Kepala Sekolah seharusnya menjadi panutan. Kepala sekolah juga merupakan figur pemimpin yang harus mengayomi dan memberi teladan kepada para guru bawahannya dalam mendidik siswa/inya.
Sikap Kepala Sekolah yang otoriter, apalagi yang menggunakan kekerasan verbal dalam memimpin anak buahnya harus diberikan peringatan. Bila perlu dicopot dari posisinya sebagai kepala sekolah. Tindakan maupun ungakapan kekerasan verbal menunjukan ketidakmampuannya sebagai pemimpin sekolah.

Jarrakposkupang.com/Mario Langun
Editor: Nyoman Sarjana

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button