Daerah

STIPAS Kupang Gelar Seminar Nasional Merdeka Belajar & Moderenisasi Belajar

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang, dalam programnya memiliki salah satu prgram yaitu penyelenggaraan seminar Naisonal, seminar ini diadakan setiap tahun, dan tahun ini meskipun dalam situasi yang tidak normal, seperti biasa, tetap menyelengarakan Seminar Nasional yang dilakukan secara virtual melalui zoom meeting.

Seminar Nasional yang bertajuk : “Merdeka Belajar dan Moderenisasi Belajar”, ini digelar pada hari Sabtu 28 November 2020.Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang RD. Emanuel B. Kase, S.Fil. MM dalam Laporan Pertanggung jawaban mengungkapan kegiatan seminar ini merupakan program tetap dari STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang dilaksankan setiap tahun dan tahun ini merupakan tahun kedua. Seminar Nasional yang dilaksanakan ini, tidak terlepas dari peningkatan Tridarma PT dan guna menambah wawasan segenap civitas akademika tentang situasi dan tantangan dunia pendidikan saat ini, di era 4.0.

Seminar Nasional ini, tidak hanya melibatkan civitas akademika STIPAS Keuskupan Agung Kupang saja, tetapi dari beberapa perguruan tinggi lain, para guru dan dosen, serta pemerhati pendidikan lainnya.

Baca Juga :  Seorang Mayor TNI di Kupang Diduga Korupsi Dana Veteran

Acara kegiatan Seminar dibuka oleh Direktur pendidikan DITJEN BIMAS Katolik Kementrian Agama RI, Drs. Agustinus Tungga Gempa, MM yang menekankan perguruan tinggi keagamaan Katolik, khususnya sekolah-sekolah tinggi pastoral harus mampu menyesuaiakan diri dengan tuntutan saat ini, mengikuti regulasi dengan menyiapkan metode pembelajaran yang pas dalam era modern ini sebagai kampus merdeka dan menanamkan sikap moderasi bergama bagi para mahasiswa sehingga dapat berbaur dengan masyarakat tanpa sekat.

Bertindak sebagai keynote speaker dalam seminar ini yaitu kepala Kantor agama Kota Kupang, Drs. Yakobus Beda Kleden, yang mengungkapkan bahwa moderasi beragama harus terus ditumbuh kembangkan dalam hidup bersama, khusussnya dilingkungan kampus, melalui penanaman sikap toleransi demi mencegah perkebangan sikap redikalisme dan intoleransid alam hidup berbansga dan bernegara.

Pembicara pendamping dalam seminar naisonal ini yaitu RD. Dr. Oktivanius Naif, dosen Fakultas Filsafat Unwira Kupang, Dr. Irene Hartutik, dosen STPKAT St. Fransiskus Asisi, Semarang, Paulina Maria E. W. S. Pd. M. Pd, Ketua STP Tahasak Panum Belum, Palangkaraya dan RD. Emanuel B. S. Kase, S. Fil. MM, Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang dengan Moderator, Prof Y. L. Sukestiyarni, MS. Ph,D.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Prajurit,Kodim 1604/Kupang Gelar Latnister Tahun 2020

Acara seminar ini dibagi dalam 2 bagian, pertama presentasi oleh 4 pemateri dan dilanjutkan dengan diskusi. Pada bagian kedua yaitu presentase dari pemakalah peserta yang telah mengirimkan abstraksi dan video presentasi makalah terlebih dahulu waktu pendaftaran.

Adapun pemakalah yang terlibat yaitu sebanyak 13 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan guru dan dibagi menjadi 4 room/ruangan diskusi. Kegiatan Seminar meskipun secara daring namun berjalan dengan baik dan lancar, semua pesertapun merasa puas dan mengapresiasi.

Tindak lanjut dari seminar nasional ini yaitu penerbitan prosiding yaang berisikan tulisan-tulisan dari materi, makalah yang dipresentasikandan dikirim dalam seminar ini.

Jarrakposkupang.com/Mario Langun
Editor: Nyoman Sarjana

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button