Daerah

Tetap Patuhi Prokes,Uskup Kopong Kung Pimpin Misa Tahbisan Imam Baru di Gereja Lewotolok

Tetap Patuhi Prokes,Uskup Kopong Kung Pimpin Misa Tahbisan Imam Baru di Gereja Lewotolok

LEMBATA-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Uskup Larantuka Mgr.Fransiskus Kopong Kung memimpin misa tahbisan imam baru pada Selasa (17/11/20) bertempat di Gereja Stasi Lewotolok Paroki St. Bernardus Abbas Tokojaeng.

Perayaan dimulai tepat pukul 08:30 Wita dan berakhir pukul 11:00 Wita.Ada tiga orang imam baru yang ditahbiskan pada kali ini, yakni Romo Yohanes Watan Langobelen, Pr, Pater Anthonius Bisu Markus, SVD, dan Pater Yoseph Bala Roma, SSCC.

Misa pentahbisan berlangsung meriah dengan tetap menjaga ketat protokol kesehatan (Prokes).Uskup Larantuka dalam homilinya menyampaikan bahwa para imam melalui banyak tahapan persiapan namun itu bukan yang terutama.

“Studi, kecerdasan, dan kemampuan lainnya bukan yang utama melainkan kesiapan batin, sadar diri, dan kerendahan hatilah yang terutama. Bara api semangat membakar hati untuk selalu siap dalam menggembalakan domba-domba,” demikian ucapa Uskup Larantuka.

Lebih lanjut, Uskup berpesan bahwa dewasa ini banyak tantangan yang kadang membuat kecut mental, maka dibutuhkan yang punya komitmen pada Tuhan, Gereja, dan Umat dengan setia dalam iman yang rendah hati, taat, dan penuh pengorbanan.

“Imamat,menjalani Salib Tuhan dengan berkorban untuk keselamatan umat dan dunia.Jangan takut, mulai hari ini kamu akan menjadi penjala manusia,” tutup Uskup.

Baca Juga :  Jawa Tengah VS NTT Di Pesparani Katolik,Petrus Manuk Harap Masyarakat NTT Berikan Like

Imam Yubilaris Yohanes Watan Langobelen, Pr dalam sambutannya menyampaikan bahwa karena kekuatan Cinta yang membuat ia ada pada posisi ini. “Aku berjuang dalam keterbatasan dan kekurangan. Aku berjuang dalam uluran tangan dan perhatian begitu banyak orang hingga hari ini dimateraikan dalam urapan suci imamat. Tetapi ini bukan karena betapa hebatnya saya, bukan pula karena saya amazing, tetapi ini tentang cinta. Cinta yang terucap dari bahasa sederhana umat, Pana mang sare-sare (jalan dengan baik),” demikian Romo Yonas.

Imam perdana di Desa Lamawara itu melanjutkan bahwa kerelaan memberi diri dan perhatian tanpa banyak persyaratan, tanpa banyak tuntutan adalah modal terbesar baginya untuk selalu percaya diri bahwa untuk Tuhan pasti selalu ada jalan.

Tak lupa pula, mantan Kepala Dusun D Luga Balik Desa Lamawara itu menyampaikan terimakasih tak berhingga kepada Alm. Ayah dan Ibu yang selalu setia bersama mereka.

“Terimakasih untuk cinta dan kesempatan dari kedua orang tua, Yang Mulia Uskup Larantuka, para imam konselebran, Pastor Paroki Tokojaeng, para imam pada masa TOP dan diakonat, para pendidik dari TKK Siti Nirmala Lamawara hingga STFK Ledalero. Tak lupa pula pada pihak Pemda, Camat, ketiga Kepala Desa, pengurus DPP Paroki Tokojaeng, Ketua Dewan Stasi, Panitia pelaksana dan kita semua yang turut berjeri lelah menyukseskan acara ini,” tutup mantan OMK Stasi Lewotolok ini.

Baca Juga :  Dari Gua Maria Bikono,KMK Fisip Undana Lahirkan Kader Baru

Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday dalam sambutannya mengatakan bahwa setiap orang mempunyai panggilan hidup masing-masing.

“Ada banyak panggilan,sebagai ASN, Wiraswasta, Politikus, dan juga panggilan imamat ini. Setiap panggilan harus dengan rasa bahagia, jadilah imam yang bahagia agar setiap orang yang datang merasakan kebahagiaan,” demikian pesan Thomas.

Diakhir sambutan singkatnya, orang nomor dua di Kabupaten Lembata itu berharap kepada ketiga imam agar mendoakan umat dan daerah Kabupaten Lembata serta memohon doa dari umat untuk ketiga imam ini.Terdapat 43 imam konselebran yang hadir, puluhan biarawan biarawati, Ketua DPRD Kab. Lembata beserta anggota, tokoh Lembata Sinun Petrus Manuk, serta para undangan yang lain yang dibatasi jumlahnya. Selain menjadi imam perdana di Desa Lamawara, Romo Yonas merupakan imam ke 12 di Paroki St. Bernardus Abbas Tokojaeng.

Jarrakposkupang/Artos Tobiona
Editor: Francelin

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close