Daerah

Terkait Pemukulan Masyarakat Oleh TNI,LBH SIKAP Lembata Apresiasi Danrem Wirasakti & Dandim

Terkait Pemukulan Masyarakat Oleh TNI,LBH SIKAP Lembata Apresiasi Danrem Wirasakti & Dandim

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
LBH SIKAP Lembata mengapresiasi langkah Sigap, cepat dan tepat pihak Danrem Wirasaksi Kupang dan Dandim Flotim-Lembata atas peristiwa yang sempat viral di media belakangan ini terkait pemukulan masyarakat sipil oleh oknum anggota koramil 1624/03 Lewoleba minggu (08/11/2020) lalu.

Melalui kesempatan ini, LBH SIKAP Lembata menyampaikan kepada publik, bahwa pristiwa yang menimpa klien kami Donatus Lamabelawa dan Nasrudin pada malam (8/11/2020) telah diselesaikan secara kekeluargaan yang difasilitasi oleh pihak Korem Wirasakti Kupang dan Dandim Flotim-Lembata di kediaman orang tua korban, mengingat para pihak masi punya hubungan keluarga dan sama-sama Keluarga Besar Tentara (KBT), jadi semuanya sudah selesai dengan perdamaian, terang Emanuel.

Pak Danrem Wirasakti Kupang dan jajaran memang luar biasa, dengan cepat dapat merespon apa yang dikeluhkan rakyatnya, mudah-mudahan TNI/AD terus bermanunggal dengan rakyat agar semakin dicintai rakyat yang adalah ibu kandung dari TNI itu sendiri, ungkap Gaspar Sio Apelaby, S.H, salah satu Pengacara muda pentolan LBH SIKAP Lembata.

Baca Juga :  FRITS BRIA SERAN BERIKAN SOSIALISASI DAN PELATIHAN PRODUKTIFITAS TERNAK KEPADA PARA BABINSA KODIM 1604/KUPANG

Sio Apelaby menambahkan bahwa “pada kesempatan ini pula LBH SIKAP Lembata meluruskan pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan diduga pelaku yang mengancam tembak keluarga yang mendatangi markas koramil Lembata saat Donatus dan Nasrudin di aniaya, yang sebelumnya diduga Tentara Joko, hal itu tidak benar, dan yang benar adalah diduga Tentara Jakobus terang Apelaby, ini pengakuan klien kami ke Pihak Polisi Militer ketika diambil keterangan, jdi bukan karangan semata LBH SIKAP Lembata, mengenai dugaan atas seseorang yang melakukan tindak pidana diatur dalam asas praduga tak bersalah, dasar hukumnya penjelasan umum KUHAP butir ke 3 huruf (c) dan Undang-undang No. 48 Tahun 2009 tentang kekuasan Kehakiman Pasal 8 ayat 1”,ujar Sio Apalaby .

Sementra itu, Nurhayati Kasman Perempuan Advokat pada LBH SIKAP Lembata menuturkan bahwa apa yang telah dilakukan Danrem Wirasakti Kupang dan Dandim Flotim Lembata adalah langkah yang patut diapresiasi, dengan cepat bisa menyelesaikan persoalan yang dapat mencoreng citra TNI/AD akibat ulah diduga para oknum anggota Koramil Lewoleba. Nurhayati menambahkan, LBH SIKAP Lembata telah berencana akan menggandeng TNI/AD khususnya di Kodim Flotim-Lembata untuk melakukan berbagai kegiatan sosial di masyarakat sebagai wujud sinergitas antar lembaga dalam pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Aktivis GEMMA dan PMKRI Minta KPK Segera Periksa Bupati & Ketua DPRD Malaka

“Ke depan LBH SIKAP Lembata juga berencana bersinergi dengan KODIM Flotim-Lembata menyelenggarakan kegiatan penguatan sumberdaya para kawan-kawan babinsa dengan berbagi ilmu, khususnya ilmu hukum-ilmu hukum dasar dan juga berbagi soal teknik mediasi persoalan di masyarakat, agar bisa menjadi pengetahuan tambahan dalam melakuakn pengabdian-pengabdian di tengah masyarakat kita,” tandas Nurhayati.

Jarrakposkupang.com/Artos Tobiona
Editor: Francelino

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button