Daerah

KMK-BSB FKIP Undana Ajak Milenial Harus Jadi Contoh Bagi Sesama

KMK-BSB FKIP Undana Ajak Milenial Harus Jadi Contoh Bagi Sesama

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Walau ditengah pandemi covid-19,tidak mengurungkan semangat Keluarga Mahasiswa Katolik Bunda Segala Bangsa (KMK-BSB) FKIP Undana Kupang untuk melaksanakan bakti kemanusiaan pengabdian masyarakat.

Kegiatan yang bertajuk “Berbagi Kasih Dalam Bentuk Pengabdian Masyarakat Dengan Semangat Tiga Benang Merah” pengabdian masyarakat ini dilangsungkan selama dua hari,dari tanggal 7 hingga 8 November 2020.

Pada hari pertama,KMK-BSB melakukan pembersihan lingkungan pada salah satu tempat wisata di Kota Kupang,Ekowisata Mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap alam yang selama ini terlupakan padahal sudah banyak sekali tercemar sampah-sampah plastik yang sangat mengancam alam karena ulah manusia.

Selanjutnya,pada hari kedua,KMK-BSB melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Kasih Agape, Jln. H.R. Koroh KM 8, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa,Kota Kupang.Di sana KMK-BSB FKIP Undana Kupang mengajar anak-anak panti dan membuat karya seni dari barang bekas.Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi-diskusi menarik,menyanyi dan snack bersama.Walaupun sederhana, tetapi sukacita berlimpah terlihat di wajah teman-teman panti.”Being poor does mean we are useless,we wanna make sura that love give us power to encourage each other”.

Baca Juga :  BLM dan BEM Fakultas Hukum UNIPA Indonesia Resmi Dilantik Dekan Gervatius Portasius Mude.SH.,MH

Ketua Umum KMK-BSB FKIP Undana Kupang,Apoliano Da Conceciao E Silva,dalam kesempatannya mengajak pemuda dan pemudi,milenial harus mampu menjadi contoh bagi sesama yang lain.

“Kita sebagai kaum milenial harus peduli terhadap dunia dan mampu menjadi contoh bagi sesama yang lain dengan melakukan hal-hal kecil,seperti membersihkan ekowisata ini membantu perkembangan alam dan turut serta membangun perekonomian masyarakat.Juga pada kali ini,kita berbagi kasih kepada saudara-saudari di Panti Asuhan,marilah lakukan hal-hal positif yang berdampak juga pada banyak orang.”ungkap pria sederhana yang akrab disapa Kaka Apoli ini.

Dalam moment yang sama,perwakilan senior,Kaprasius M.Tupeng mengatakan bahwa,dengan mendengar banyak cerita dari pemilik Panti Asuhan ini,bahwa anak-anak disini melakukan beberapa kegiatan mulai dari bangun pagi membuat batako,membangun rumah,membuat karya-karya seni seperti gantungan dan lainnya.Kita dapat belajar banyak dari mereka untuk selalu bertanggung jawab dan disiplin dalam hal apapun,dengan umur mereka yang masih sangat muda,sudah mampu mengemban tugas-tugas yang kita sendiri belum pernah melakukannya,merela tangguh dan luar biasa.

Baca Juga :  LOMBA DAUR ULANG SAMPAH WARNAI DIES NATALIS Ke-26 KMK-BSB FKIP UNDANA

Ketua Panitia Pengarah (SC),Theofilus Supermanto menjelaskan bahwa,Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk memberi serta membuka diri untuk kemudian berbaur kedalam masyarakat Untuk saling berbagi dan melengkapi, berdasarkan hal itu KMK-BSB merasa terpanggil untuk kemudian turun mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang sudah dirancang sebagai bentuk kepedulian dan keterbukaan KMK BSB kepada masyarakat.

Lanjut Theofilus,KMK-BSB sangat bersyukur bisa menyelanggarakan Pengabdian Masyarakat (PM) tahun ini walaupun dilanda COVID-19.Semoga dengan adanya kegiatan ini kita semua muda-mudi Kota Kupang terpanggil untuk selalu menjaga alam yang mana merupakan tempat tinggal kita serta peduli dengan sesama yang mungkin saja sedang membutuhkan kehadiran kita bersama mereka.

Selanjutnya,Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan kegiatan,Maria Magdalena Ina Tokan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing dapat menyukseskan kagiatan pembersihan sampah di hutan mangrove dan berbagi kasih bersama saudara-saudari di Panti Asuhan Kasih Agape.

Jarrakposkupang.com/Soya Friska
Editor: Francelin

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button