DaerahHukum

Mantan Wali Kota Kupang Ditetapkan Tersangka,Petrus Selestinus:”Apakah Ini Hanya Gertak Sambal”

Mantan Wali Kota Kupang Ditetapkan Tersangka,Petrus Selestinus:"Apakah Ini Hanya Gertak Sambal"

KUPANG-JARRAKPOSKUPANG.COM-
Hari ini masyarakat NTT umumnya dan khususnya Kota Kupang sentak dikagetkan dengan kabar bahwa mantan Wali Kota Kupang,Jonas Salean ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (22/10/2020),sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembagian aset tanah pemerintah Kota Kupang.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) ,Petrus Selestinus mengapresiasi dan menilai penetapan tersangka oleh Kejati NTT kepada Jonas Salean ini merupakan sebuah pembenahan yang dilakukan Kejati NTT dalam mengemban tugas dan fungsinya sesuai UU dan harapan publik.

Baca Juga :  TPDI Nilai Persidangan Perkara Terdakwa Jonas Salean Adalah Sebuah Akrobatik Jaksa

“Saya pikir dieranya Kajati NTT Saudara Yulianto,Kejaksaan Tinggi NTT menampilkan wajah Kejaksaan NTT mulai berbenah atau mulai normal dalam arti mengemban tugas dan fungsinya sesuai UU dan harapan publik.”

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) & Advokat Peradi,Petrus Selestinus

Lebih lanjut pengecara senior asal NTT itu menyampaikan kepada media ini bahwa kita lihat konsistensinya apakah ini hanya gertak sambal atau tuntas dari hulu ke hilir tidak ada tebang pilih.

“Namun demikian kita lihat konsistensinya apakah ini hanya gertak sambal atau tuntas dari hulu ke hilir tidak ada tebang pilih.”

Baca Juga :  Rencana Kepulangan Rizieq Shihab,POLRI Harus Berikan Jaminan Kelanjutan Proses Pidana

“Selain itu 20 Kejaksaan Negeri di NTT seolah-olah masih tidur terus karena tidak kedengaran gebrakannya,ini juga menjadi tugas Kajati Saudara Yulianto,karena kita dengar keluhan masyarakat korupsi dana desa dan BLT Covid oleh Bupati-Bupati kita di NTT sangat masif tapi belum ada yang disentuh,pungkas Selestinus,Advokat Peradi itu.

Selain Jonas Salean yang juga merupakan anggota DPRD NTT asal Partai Golkar itu,Kejati NTT juga menetapkan Thomas More yang merupakan mantan pejabat Badan Pertanahan Nasional Kota Kupang sebagai tersangka.

Jarrakposkupang.com/Mario Langun
Editor:Nyoman Sarjana

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button