Nasional

Komunikolog Indonesia, Emrus:"Menekan Jumlah Penderita COVID-19,Serahkan Ke Ahlinya"

KUPANG-JARRAKPOSKUPNG –
Memberikan solusi efektif dari suatu permasalahan,tentu merupakan rutinitas dari Pakar Komunikasi Indonesia yang benar-benar ingin mengabdikan diri untuk Bangsa dan Negeri,Pakar Komunikasi Emrus Sihombing ,kali ini menyoroti jumlah penderita Covid-19 yang kian meningkat, menurutnya,Covid-19 yang kian meningkat,Presiden bahkan kepala-kepala daerah masih belum menemukan jurusnya.

“Negara kita masih terus berjuang melawan Covid-19 dan segala akibatnya. Sampai saat ini di tanah air jumlah positif Covid-19 masih terus bertambah. Bahkan Presiden dan kapala-kepala daerah masih belum menemukan “jurus” jitu menghalau penyebaran virus ini. Harus kita akui,pemerintah pusat dan daerah telah bekerja keras mengatasi Covid-19. Sayangnya, belum ada tanda-tanda jumlah penderita positif Covid-19 akan landai (menurun).”

Lebih lanjut Emrus menuturkan bahawa,”Sebenarnya, penyebaran itu dapat kita tekan signifikan bila mana dilakukan “kampanye” komunikasi kesehatan secara nasional. Sebab, penularan Covid-19 dari manusia ke manusia lain. Artinya, Covid-19 menggempur kita, maka harus dihadapi dengan strategi menyebar (menjaga jarak fisik) satu dengan yang lain, tetap menggunanan APD dan mentaati semua protokol kesehatan,”tutur Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner itu.

Baca Juga :  Pendidik dan Tenaga Kependidikan Penyelesaian Vaksinasi Pada Akhir Juni 2021

Jadi, jelas bahwa persoalan utama terletak pada apakah kesadaran, sikap dan perilaku setiap individu sebagai anggota masyarakat telah terbangun dengan baik untuk “berperang” melawan Covid-19 di seluruh tanah air?

Komunikolog Indonesia Ini,memberikan solusi kesinambungan yang benar-benar terjadi di Masyarakat Indonesia,yaitu Kampanye komunikasi.

“Menurut hemat saya, masih belum. Sebab, kenyataan di tempat umum, pasar-pasar dan lain sebagainya masih acapkali ditemukan perilaku yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan. Oleh karena itu, sangat wajar jumlah penderita Covid-19 bertambah dari hari ke hari.Untuk menumbuhkan kesadaran, sikap dan perilaku seluruh rakyat Indonesia yang sesuai dengan protokol kesehatan menghadipi Covid-19, mutlak dilakukan “kampanye” komunikasi kesehatan secara masif, berkesinambungan, kreatif, inovatif, antisipatif dan terus dimonitor efek yang ditimbulkan di tengah masyarakat dari waktu ke waktu.”

Baca Juga :  Kasus Rapid Antigen Bekas, Menko PMK Minta Pengawasan Diperketat

Tidak hanya itu Dr.Emrus Sihombing pun menyarankan Presiden untuk menunjuk seorang Komunikolog yang benar-benar ingin mengabdikan diri kepada Bangsa dan Negara Indonesia tercinta sebagai penanggungjawab nasional.

“Untuk mencapai kesuksesan dalam pelaksanaan tugas tersebut maka penanggungjawab dan pelaksana sejatinya diserahkan pada ahlinya, yaitu para komunikolog-komunikolog yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di IndonesiaUntuk efektivitas pelaksanaannya, Presiden perlu menunjuk seorang komunikolog yang tidak asing di ruang publik sebagai penanggungjawab nasional. Tentu, juga menyediakan dana memadai yang setara dengan penanganan bidang lainnya.”Pungkas Pakar Kaomunikasi Senior Emrus,Senin(10/8/2020).

Jarrakposkupang.com/Mario Langun

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button